Bogor – Sosok Irjen Pol Suhendri, perwira tinggi Korps Brimob yang pernah mengemban amanah sebagai Kasat Brimob Polda Kepulauan Riau 2011 – 2012 mendapat kehormatan besar dengan dipercaya menjadi Komandan Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026).
Kepercayaan yang diberikan kepada Irjen Pol Suhendri bukan sekadar penugasan seremonial. Di hadapan Presiden, Wakil Presiden, Kapolri, Panglima TNI, para menteri, pejabat tinggi negara, serta sekitar 9.000 personel Polri, Suhendri tampil memimpin jalannya upacara nasional yang menjadi puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Bagi jajaran Polda Kepulauan Riau, nama Irjen Pol Suhendri bukanlah sosok asing. Perwira yang kini menjabat sebagai Teknisi Utama Tingkat I Jibom Korbrimob Polri tersebut pernah mengabdikan diri sebagai Kasat Brimob Polda Kepri 2011 – 2012, meninggalkan rekam jejak kepemimpinan yang kuat dalam pembinaan personel serta penguatan kemampuan operasional Brimob di wilayah perbatasan Indonesia.
Rangkaian upacara diawali dengan masuknya Komandan Upacara, penghormatan kepada Lambang Kesatuan Polri Tri Brata, laporan kepada Inspektur Upacara, pemeriksaan pasukan, hingga pengucapan Tri Brata sebagai pedoman hidup setiap insan Bhayangkara.
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa tema “Polri untuk Masyarakat” bukan sekadar slogan, melainkan arah pengabdian seluruh anggota kepolisian.
“Tema peringatan tahun ini, ‘Polri untuk Masyarakat’ adalah sangat tepat. Ini adalah jati diri, ini adalah arah pengabdian, ini adalah dan harus terus menjadi kompas moral setiap insan Bhayangkara,” tegas Presiden Prabowo.
Presiden juga menganugerahkan berbagai tanda kehormatan kepada personel dan satuan Polri sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dalam menjaga keamanan nasional. Usai upacara, Presiden bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyaksikan berbagai demonstrasi kemampuan personel Polri, mulai dari Drum Corps Akademi Kepolisian, kolone senapan, simulasi penyelamatan sandera, terjun payung, hingga aksi trail cross jumping yang menunjukkan profesionalisme Korps Bhayangkara.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Polri menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari disrupsi teknologi, perubahan iklim, perang dagang, hingga dinamika geopolitik dunia.
Kapolri memastikan Polri akan terus mengawal program prioritas Presiden Prabowo, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi nasional melalui pengamanan penanaman jagung di lahan seluas 1,37 juta hektare bersama lebih dari 30.000 kelompok tani, pengawasan distribusi bantuan pemerintah, serta dukungan terhadap akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema Polri untuk Masyarakat menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Kapolri.
Penunjukan Irjen Pol Suhendri sebagai Komandan Upacara pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi bukti kepercayaan institusi terhadap kapasitas, integritas, dan pengalaman panjangnya sebagai perwira Brimob. Bagi masyarakat Kepulauan Riau, amanah tersebut sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri karena salah satu putra terbaik yang pernah memimpin Brimob Polda Kepri kini tampil memimpin upacara kenegaraan di hadapan Presiden Republik Indonesia.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penegasan bahwa Polri terus memperkuat komitmen sebagai institusi yang profesional, modern, dan semakin dekat dengan masyarakat, sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk menghadirkan aparat negara yang hadir, melayani, dan menjaga stabilitas nasional demi keberlanjutan pembangunan Indonesia.
















