Batam – Walikota Amsakar Ahmad Mengajak Mahasiswa Menanam Mangrove di pesisir tanjung bemban Kecamatan Nongsa, Sabtu (9/5/2026), yang menanam 2.000 batang bibit mangrove bersama mahasiswa universitas Riau Kepulauan yang berjudul save the world… selamatkan dunia(bumi).
Apakah yang sedang coba untuk di selamatkan…?
Mengingat pernah di lakukan penanaman mangrove oleh ibu Iriana Joko Widodo bersama ibu Mufidah Jusuf Kalla pada 7 Agustus 2019 di tanjung Piayu yang saat ini Terjadi aktivitas pembabatan, penimbunan untuk kepentingan pengembangan lahan.
Dan juga Terjadi hal yang sama mengarah pada dugaan pulau reklamasi yang menimbun kawasan-kawasan mangrove, penyangga pulau kapal kecil pulau kapal besar pulau pial layang yang sebelumnya menjadi perhatian publik dan aktivis lingkungan.
Saat ini, lokasi yang menjadi pion simbol dari rehabilitasi lingkungan yang mengembangkan mangrove Rata rata Mengalami pembabatan demi pengembangan proyek kawasan tersebut.bukan kah ini dapat memicu ancaman abrasi dan rusaknya lingkungan kawasan pantai di Batam.
Apa yang sedang terjadi, penanaman mangrove baru lalu pembabatan magrove lama bisakah ini di anggap normal ataukah walikota serius tidak tau apa yang sebenarnya terjadi
Harusnya Walikota Batam BPK Amsakar Ahmad terlebih dulu menindak tegas pelaku perusak magrove yang lebih dulu di tanam ketimbang tutup mata dan membuat penghijauan dengan menggerakkan mahasiswa universitas untuk menanamkan mangrove baru.Agar apa yang sudah ada tidak lantas hilang oleh tangan oknum Pengembang lahan proyek proyek tertentu.
















