Amsakar–Li Claudia Menari Zapin Ngenang Bersama 5.120 Pelajar, Meriahkan Hardiknas 2026 di Batam

banner 120x600
banner 468x60

Hardiknas2026BATAM – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Batam berlangsung semarak dan penuh nuansa kebersamaan. Sebanyak 5.120 pelajar tingkat SD dan SMP se-Kota Batam memadati Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (11/5/2026), untuk menampilkan tarian massal Zapin Ngenang bersama Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.

Ribuan pelajar yang mengenakan busana Melayu tampak menari serempak dengan penuh antusias. Pertunjukan tersebut menciptakan suasana meriah di pusat pemerintahan Kota Batam sekaligus menjadi simbol pelestarian budaya daerah di kalangan generasi muda.

Kemeriahan semakin terasa ketika Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra turut membaur dan menari bersama para pelajar. Ketua TP PKK Kota Batam Erlita Amsakar serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga ikut ambil bagian dalam suasana kebersamaan tersebut.

Sebelumnya, rangkaian peringatan Hardiknas diawali dengan upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Amsakar Achmad sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan itu, ia membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti yang menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi pembentukan karakter bangsa.

“Pendidikan adalah proses yang dijalankan dengan ketulusan, kasih sayang, dan pendampingan untuk menumbuhkan potensi terbaik setiap anak bangsa,” ujar Amsakar saat membacakan amanat tersebut.

Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan peradaban. Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari ruang kelas sebagai pusat proses belajar mengajar.

Dalam amanat itu juga disinggung pemikiran Ki Hajar Dewantara mengenai konsep pendidikan yang menekankan nilai asah, asih, dan asuh sebagai fondasi pendidikan nasional yang tetap relevan di era modern.

“Jika ingin memajukan bangsa, maka pendidikan harus diperkuat. Dan jika ingin memperbaiki pendidikan, maka pembenahan harus dimulai dari dalam kelas,” lanjutnya.

Amsakar juga menyampaikan bahwa kualitas sumber daya manusia di Kota Batam terus menunjukkan peningkatan. Hal itu tercermin dari naiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam dari 83,32 pada 2024 menjadi 83,80 pada 2025.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan pendidikan di Kota Batam, mulai dari guru, tenaga pendidik, orang tua, hingga para siswa,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan, Pemerintah Kota Batam juga melanjutkan program bantuan seragam sekolah gratis bagi murid baru SD dan SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta. Bantuan tersebut mencakup seragam nasional lengkap beserta atribut serta seragam kurung Melayu sebagai penguatan identitas budaya lokal.

Menutup rangkaian Hardiknas 2026, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata.

“Melalui semangat kebersamaan, mari kita wujudkan pendidikan yang mampu melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan membanggakan daerah serta bangsa,” tutupnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *