BATAM – Aktivitas sejumlah dump truck yang diduga mengangkut material tanah ke kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur, Batam, menjadi sorotan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah truk terlihat keluar masuk area TPA dengan membawa material yang diduga berupa tanah hasil galian atau material cut and fill. Aktivitas tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai dasar penerimaan material tersebut di kawasan yang selama ini diperuntukkan sebagai lokasi pemrosesan akhir sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga.
Untuk memastikan informasi yang berkembang, redaksi mediabatam.id telah menyampaikan surat konfirmasi resmi kepada Kepala UPT TPA Telaga Punggur.
Dalam surat tersebut, redaksi meminta penjelasan terkait dugaan aktivitas truk yang disebut-sebut berkaitan dengan PT Tunas Prima yang membuang material tanah ke area TPA.
Sejumlah pertanyaan diajukan, mulai dari apakah pihak UPT mengetahui aktivitas tersebut, jenis material yang masuk ke kawasan TPA, dasar hukum penerimaan material tanah, hingga ada atau tidaknya izin maupun persetujuan resmi yang menjadi landasan masuknya material tersebut.
Selain itu, redaksi juga meminta penjelasan mengenai volume material yang telah masuk, tujuan penggunaannya, mekanisme pengawasan terhadap material yang diterima, serta potensi dampaknya terhadap kapasitas lahan TPA yang selama ini menjadi perhatian publik.
Konfirmasi juga mencakup permintaan keterbukaan dokumen berupa izin, surat persetujuan, rekomendasi, maupun bentuk kerja sama yang menjadi dasar masuknya material tanah ke kawasan TPA Telaga Punggur.
Langkah konfirmasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keberimbangan informasi dan akurasi pemberitaan sebelum publik memperoleh gambaran yang utuh mengenai aktivitas tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak UPT TPA Telaga Punggur belum memberikan tanggapan resmi atas surat konfirmasi yang telah disampaikan redaksi.
Mediabatam.id tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada UPT TPA Telaga Punggur, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, maupun pihak PT Tunas Prima untuk memberikan penjelasan kepada publik terkait aktivitas tersebut.
Perkembangan dan tanggapan dari pihak-pihak terkait akan menjadi bagian dari pemberitaan lanjutan.
















