Peringati Hari Lahir Pancasila ke-81, Presiden Prabowo: Pancasila Konsensus Agung Pemersatu Bangsa

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, Mediabatam.id – Presiden Republik Indonesia, , memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026). Momentum tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Pancasila merupakan hasil perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia yang lahir dari pengalaman, budaya, serta cita-cita para pendiri bangsa.

“Hari ini kita peringati 81 tahun hari lahirnya Pancasila. Delapan puluh satu tahun yang lalu, Bung Karno berdiri di hadapan Sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dan menyampaikan gagasan besar yang kemudian menjadi dasar falsafah negara Republik Indonesia,” ujar Presiden.

Menurut Kepala Negara, Pancasila adalah konsensus agung yang mampu menyatukan Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, ratusan suku, bahasa, dan budaya yang berbeda.

“Pancasila adalah sebuah konsensus agung, suatu kesepakatan kebangsaan yang memungkinkan bangsa kita yang terdiri atas ribuan pulau, ratusan suku bangsa, ratusan bahasa, dan ratusan budaya yang berbeda-beda untuk hidup sebagai satu bangsa,” tegasnya.

Presiden juga menyoroti tema peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Menurutnya, tema tersebut sangat relevan di tengah kondisi global yang diwarnai berbagai konflik, rivalitas geopolitik, perang dagang, dan ketidakpastian ekonomi.

“Di tengah dunia yang makin terpecah oleh pertikaian, rivalitas geopolitik, perang dagang dan ketidakpastian ekonomi, Indonesia memiliki pegangan yang kokoh, pegangan itu adalah Pancasila,” katanya.

Upacara berlangsung khidmat diawali dengan laporan Perwira Upacara Brigadir Jenderal TNI Fitriana Nur Heru Wibawa kepada Presiden selaku Inspektur Upacara. Kegiatan dilanjutkan dengan pengibaran semangat kebangsaan melalui lagu Indonesia Raya, penghormatan kebesaran, dan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa

Dalam rangkaian upacara tersebut, Ketua MPR RI Ahmad Muzani membacakan teks Pancasila, sementara Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin membacakan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Upacara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.

Turut hadir dalam peringatan tersebut Wakil Presiden RI , para pimpinan lembaga tinggi negara, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, serta sejumlah tokoh nasional. Hadir pula Presiden ke-5 RI , Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI , serta Wakil Presiden ke-13 RI .

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan nasional sekaligus meneguhkan komitmen bangsa dalam menjaga nilai-nilai luhur Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa, bernegara, dan berkontribusi bagi perdamaian dunia.

 

(Redaksi | Sumber: BPMI Setpres)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *